Back

EUR/USD Naik Melampaui 1,1000 karena Ada Tugas Berat ECB untuk Pertahankan Kenaikan yang Terinspirasi oleh Fed

  • EUR/USD bertahan pada kenaikan tipis di sekitar level tertinggi 10 bulan di tengah pasar yang lesu.
  • Kenaikan dovish the Fed membuat Dolar AS senang karena inflasi melambat, penurunan suku bunga diucapkan.
  • ECB perlu menekan kekhawatiran kenaikan suku bunga yang lebih lambat untuk menjustifikasi kenaikan suku bunga 50 bp,
  • Inflasi Uni Eropa yang lebih lemah, data Jerman meningkatkan kesulitan bagi Lagarde ECB untuk mempertahankan kenaikan Euro.

EUR/USD bergerak di sekitar level tertinggi sejak April 2022, dalam penawaran beli ringan di dekat 1,1020 selama tren naik tiga hari, karena para pedagang pasangan mata uang ini menunggu petunjuk baru menjelang pertemuan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) yang sangat penting. Dengan demikian, pasangan mata uang utama ini mempertahankan kenaikan yang dipicu oleh Federal Reserve (Fed) karena sentimen pasar tetap optimis.

The Fed menenggelamkan Dolar AS dengan kenaikan dovish sebesar 0,25%, yang secara luas diharapkan dan sudah diperhitungkan. Namun, perhatian utama tertuju pada pernyataan The Fed yang menunjukkan surutnya tekanan inflasi dan petunjuk Ketua Jerome Powell tentang penurunan suku bunga pada akhir 2023 jika inflasi turun lebih cepat. Selain itu, yang mendukung kenaikan EUR/USD adalah data AS yang suram dan harapan akan lebih banyak stimulus dari Tiongkok, tidak ketinggalan ekuitas yang optimis dan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih rendah.

Di antara data-data penting AS, hasil rilis IMP Manufaktur ISM dan Perubahan Ketenagakerjaan ADP AS yang lebih lemah menjadi perhatian utama dan membebani Greenback sebelum langkah Fed yang super duper.

Di sisi lain, Indeks Harmonisasi Harga Konsumen (HICP) Kawasan Euro turun menjadi 8,5% YoY dibandingkan 9,0% yang diprakirakan dan 9,5% sebelumnya sementara Core HICP mencetak ulang angka 5,2% YoY dibandingkan dengan 5,1% perkiraan pasar. Perlu dicatat bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) Jerman untuk kuartal keempat (Q4) dan Penjualan Ritel terbaru menimbulkan tantangan bagi para elang ECB karena kedua data ini menunjukkan perlunya uang yang mudah untuk ekonomi terkuat di blok tersebut. Yang juga menantang ekonomi benua tua ini adalah perselisihan geopolitik dengan Rusia dan ketegangan internal seputar norma-norma ekonomi dan batasan harga minyak.

Dengan latar belakang ini, Wall Street menguat dan imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun merosot paling tajam dalam dua minggu dan menguji level terendah dalam dua minggu. Di jalur yang sama adalah imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor dua tahun yang menyentuh level 4,11% pada level terakhir. Perlu diamati bahwa imbal hasil 10-tahun AS pulih di dekat 3,41% sementara S&P 500 Futures mencetak kenaikan tipis di sekitar level tertinggi sejak Agustus 2022, yang diuji pada hari sebelumnya, pada saat berita ini ditulis.

Singkatnya, EUR/USD kemungkinan akan tetap lebih kuat karena ECB siap untuk kenaikan suku bunga 0,50% dan The Fed sesuai dengan prakiraan pasar untuk mengambil langkah dovish. Namun, kemampuan pasangan mata uang utama ini untuk menolak pullback bergantung pada seberapa baik Presiden ECB Christine Lagarde mempertahankan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Selain ECB, Pesanan Pabrik AS untuk bulan Desember, diprakirakan 2,3% versus -1,8% sebelumnya dan Produktivitas Nonpertanian Awal AS untuk kuartal keempat (Q4), diprakirakan 2,4% versus 0,8% sebelumnya. Di atas semua itu, laporan pekerjaan AS pada hari Jumat untuk bulan Januari akan sangat penting untuk diikuti untuk mendapatkan arah yang jelas.

Analisis Teknikal 

EUR/USD masih dalam perjalanan menuju puncak Maret 2022 di sekitar 1,1185 kecuali jika menembus garis tren naik tertinggi tujuh minggu, mendekati 1,0960 pada saat berita ini ditulis.

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Mengincar Kenaikan Mulus Menuju $1.980 – Confluence Detector

Harga emas (XAU/USD) mendekati level tertinggi sejak April 2022, bergerak ke $ 1.952-50 pada Kamis pagi. Dengan demikian, para pembeli XAU/USD tampakn
อ่านเพิ่มเติม Previous

Analisa Harga USD/JPY: Turun Menuju 127,00 di Tengah Kebijakan Fed yang Kurang Hawkish

Pasangan USD/JPY telah pulih setelah menemukan bantalan perantara di sekitar 128,20 di sesi Asia. Mempertimbangkan sentimen pasar yang risk-on, bias t
อ่านเพิ่มเติม Next